Suara.com - Satreskrim Polresta Tangerang akhirnya menangkap HG alias Roy (33), pelaku pembunuh Neneng Nurmaya (35) yang tidak lain adalah kekasihnya sendiri.
Warga Mekarbaru, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang tersebut dibunuh di sebuah rumah di Perumahan Taman Adiyasa Blok J, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, pada 12 Mei 2018.
Kasat Reskrim Polresta Tangerang Komisaris Wiwin Setiawan mengatakan, Roy diringkus di daerah Caringin, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Minggu (29/7/2018).
“Ditangkap di Jalan Perintis Kemerdekaan, Pandeglang,” ujar Wiwin seperti diberitakan Bantenhits—jaringan Suara.com, Rabu (1/8/2018).
Roy ditangkap setelah ada warga yang melaporkan, bahwa anak perempuannya kabur dengan seorang lelaki bernama Roy.
“Saat diselidiki, ciri-cirinya cocok dengan ciri-ciri pelaku pembunuh Neneng,” ujarnya.
Karena berusaha kabur meski sudah diperingatkan, polisi terpaksa menghadiahi Roy timah panas di bagian kaki sebelah kanan.
“Sesuai prosedur, kami lakukan tindakan tegas terukur,” katanya.
Ia menjelaskan, seusai menghabisi nyawa Neneng, Roy langsung melarikan diri ke Pandeglang. Rupanya, ia tidak sendiri. Roy kabur bersama M (24), seorang janda beranak satu yang belakangan diketahui juga merupakan kekasih Roy.
Baca Juga: Heboh Harga Konser Syahrini, Tompi Anggap Warganet Berlebihan
“Setelah membunuh korban, pelaku langsung menjemput M dan anaknya yang masih berusia tujuh tahun,” ujar Wiwin.
Saat ditangkap polisi di Jalan Perintis Kemerdekaan di daerah Labuan, Roy tak mau memberitahukan keberadaan M. Ia bahkan berusaha kabur hingga terpaksa kakinya ditembak polisi.
Namun, polisi akhirnya berhasil menemukan rumah kontrakan yang menjadi tempat persembunyian Roy bersama M.
“Dari pengakuan M, ia diancam pelaku, jika tidak ikut dengannya dan membocorkan perihal pembunuhan Neneng dia akan dibunuh juga,” ungkap Wiwin.
Berita ini kali pertama diterbitkan Bantenhits.com dengan judul “Usai Bunuh Kekasih di Taman Adiyasa, Roy Kabur Bersama Janda Beranak Satu”
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?