Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih menggodok nama-nama yang akan menjadi pendampingnya di Pemilihan Presiden 2019 nanti. Ia pun masih menerima masukan dan rekomendasi nama dari partai-partai politik koalisi.
Ketua DPP Gerindra Ferry Juliantono mengatakan penggodokan itu masih akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan.
"Pak Prabowo juga tetap akan mempertimbangkan masukan-masukan, rekomendasi-rekomendasi dan usulan dari parpol. Nanti akan dimatangkan bersama beberapa hari ke depan," kata Ferry di Resto Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Rabu (1/8/2018).
Perihal nama cawapres yang direkomendasikan Ijtima' Ulama, Ferry menjelaskan bahwa kecil kemungkinan Ustaz Abdul Somad mau maju sebagai cawapres. Hal itu ia diketahui saat Usraz Somad menyampaikannya melalui akun sosial media pribadinya.
"Pak Prabowo akan bertemu ustaz Abdul Somad tetapi sampai dengan kemarin di sosial media pak Ustaz Abdul Somad memutuskan untuk tetap di jalan dakwah," jelasnya.
Oleh karena itu, Partai Gerindra tidak bisa memaksa Ustaz Somad untuk membicarakan rekomendasi para ulama itu lebih lanjut. Ferry pun menyarankan kalau Ustaz Somad lebih baik untuk tetap menjadi pendakwah.
"Saya rasa kalau beliaunya sendiri sudah punya sikap untuk berada di jalan dakwah saya rasa kita tidak punya hak untuk memaksa dan saya punya pendapat pribadi ustad abdul somad lebih baik di jalan dakwah," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan