Suara.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengganti tiga bakal calon legislatif (bacaleg) 2019. Tiga bacaleg yang akan memperebutkan kursi DPR RI tersebut diganti tidak memenuhi syarat lantaran berstatus mantan terpidana korupsi.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin mengatakan tiga nama tersebut sudah diganti. Dirinya menyebut jika pihaknya tidak mengetahui jika tiga nama tersebut merupakan mantan narapidana.
"Semua sudah diganti, karena kita tidak tau kalau itu eks napi. Begitu kita tahu, langsung kita ganti," kata Cak Imin di Gedung Djoang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (1/8/2018).
Cak Imin mengatakan jika pihaknya tidak bisa melakukan cek satu persatu nama bacaleg yang didaftarkan. Hal tersebut yang menyebabkan tiga nama tersebut lolos dalam proses screening.
Kita kan tidak bisa cek satu persatu, begitu muncul satu persatu masuk. Kita kan tidak punya database. Siapakah dia, apakah dia, pernah atau tidak korupsi. Alhamdulilah hanya tiga dan sudah kita ganti semua," jelasnya.
Sebelumnya, KPU menyebutkan ada 5 bakal caleg yang tidak memenuhi syarat karena mantan narapidana korupsi. Sehingga kelima eks koruptor tersebut harus diganti.
Kelima mantan koruptor itu berasal dari empat dapil, yakni dapil Aceh, Bangka Blitung, Jawa Tengah VI dan Sulawesi Tenggara.
Berita Terkait
-
Jokowi Belum Tunjuk Calon, Cak Imin Masih Optimis Jadi Cawapres
-
Ini Dua Caleg Golkar yang Dicoret karena Terbukti Mantan Koruptor
-
Pramoedya sampai Taufiq Kiemas dapat Penghargaan dari Cak Imin
-
Telat daftar, KPU Coret 2 Bakal Calon Anggota Legislatif dari PPP
-
Cucu Kedua Jokowi Lahir, Cak Imin Beri Selamat
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi