Suara.com - Komisi Pemilihan Umum RI (KPU RI) mencoret dua bakal calon anggota legislatif dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Sebab kedua bacaleg itu didaftarkan setelah masa pendaftaran habis.
KPU tidak memberikan kesempatan kepada Partai Politik untuk melakukan penambahan calon anggota legislatif di masa perbaikan berkas sejak 22-31 Juli, hingga penetapan Daftar Calon Sementara (DCS) tanggal 8-12 Agustus.
"Nggak bisa ada penambahan Caleg lagi, tetapi kalau itu pengurangan bisa, tapi untuk penambahan nggak boleh," kata Komisioner KPU, Ilham Saputra di KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (1/8/2018).
Ilham mengatakan PPP mencoba melakukan penambahan caleg. Penambahan tersebut ditolak.
"Tadi malam ada PPP melakukan hal itu, menambah dua orang, dari 557 yang dia sampaikan pendaftarannya di awal, dia memberikan 559 tadi malam. lalu dua orang ini sudah kami coret," ujar Ilham.
Dua nama Caleg tambahan dari PPP tersebut, berasal dari satu daerah pemilihan. Namun, Ilham tidak menyebutkan daerah pemilihan dua nama tambahan tersebut.
Sedangkan untuk partai politik lainnya, tidak ditemukan penambahan. Hanya saja, masih terdapat beberapa berkas yang masih kurang dan mesti dipenuhi.
"Ada beberapa partai politik yang secara administrasi masih (kurang), seperti foto dan sebagainya. Ini juga menjadi perdebalan buat kita, tapi kita beri waktu lah untuk menambahkan kelengkapan berkasnya. Tetapi tidak boleh ada berkas baru yang masuk karena ini masa perbaikan," kata Ilham.
Baca Juga: Mulan Jameela Jadi Caleg DPR, Gerindra: Dia Putri Malangbong
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba