Suara.com - Sekjen Partai Gerindra, PAN, Partai Demokrat dan PKS akan duduk satu meja, Rabu (1/8/2018) malam ini. Pertemuan itu akan membahas pembentukan tim pemenangan calon presiden Prabowo Subianto.
Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria menjelaskan pertemuan antar sekjen itu dilakukan untuk menyempurnakan platform dari masing-masing partai. Selain itu, adapun nantinya mereka akan membahas visi dan misi yang akan dibawa Prabowo saat Pemilihan Presiden 2019 nanti.
"Menyempurnakan platform, soal visi misi program, tim pemenangan, kan begitu, harus mulai disusun," kata Riza di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Rabu (1/8/2018).
Meskipun begitu, Riza tak memungkiri apabila ada pembahasan cawapres Prabowo yang masih menjadi teka-teki hingga kini. Pasalnya, banyak tokoh yang diusulkan untuk mendampingi Prabowo, seperti Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri dan Ustaz Abdul Somad yang di rekomendasikan oleh 600 ulama di Indonesia.
"Kita sangat memperhatikan dan mendengarkan masukan dari ulama, karena Pak Prabowo paham betul bahwa ulama sangat berperan dalam proses kemerdekaan mengisi pembangunan," ujarnya.
Ia pun tak menutupi adanya rekomendasi nama cawapres di luar nama yang diusulkan oleh para ulama. Partai Gerindra pun memperhatikan tokoh-tokoh dari non partai yang potensial maju mendampingi Prabowo.
"Cawapres dari non partai seperti dari Gubernur DKI Anies Baswedan, ada Ustaz Abdul Somad direkomendasikan Ijtima, kita sekarang sudah mengerucut nama-nama cawapres Insya Allah terus dibahas," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Prabowo Tak Paksa Ustaz Somad Jika Tak Mau Jadi Cawapresnya
-
Neno Warisman Dilempar Tong Sampah, Partai Gerindra: Era Nasakom
-
Sebut MK Goblok, Habiburokhman Tantang OSO Cerdas Cermat
-
Demokrat Dukung Prabowo, PSI: Makin Ketahuan Siapa Lawan
-
Galau Tentukan Pilihan, PAN Tak Ikut Makan Malam Bersama Jokowi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir