Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla hari ini, Jumat (3/8/2018) meninjau lokasi Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta Pusat. Dalam kunjungannya itu ia didampingi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan serta sejumlah pejabat lain.
Pejabat lain yang ikut meninjau lokasi Wisma Atlet itu di antaranya Ketua Komite Indonesia untuk Asian Games 2018 yang juga Wakalpori Komisaris Jenderal Syafruddin, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Ketua INASGOC Erick Thohir.
Dari pantauan Suara.com di lokasi, Jusuf Kalla dan rombongan meninjau Tower 1 Blok D 10. Dilanjutkan dengan melihat salah satu kamar yang berada di lantai 6 kamar nomor 1.0713.
Usai meninjau kamar di Wisma Atlet, Jusuf Kalla menyempatkan diri untuk berbincang-bincang dengan relawan (volunteer) Asian Games yang menunggu di tower 1.
JK dan rombongan kemudian berjalan menyusuri area Wisma Atlet menuju dinning hall.
Sebelum kunjungannya kali ini, Jusuf Kalla bersama Anies Baswedan sudah meninjau venue BMX yang ada di Pulomas, Jakarta Timur pada Jumat (29/6/2018) lalu. Setelah itu, Jusuf Kalla juga meninjau lapangan hoki serta venue lapangan tenis di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta