Suara.com - Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi Sapto Prabowo masuk dalam bursa legislatif dari PDIP. Dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Johan banyak belajar mengenai nilai-nilai perjuangan dari partai moncong putih itu.
Sebagai bacaleg dari PDIP, Johan mengikuti pembekalan bacaleg yang dipimpin langsung oleh Megawati. Selama mengikuti pembekalan tersebut, Johan mengaku banyak belajar dari pengalaman Megawati.
"Di acara Bu Mega menceritakan tentang nilai-nilai perjuangan, pengalaman beliau. Termasuk nilai-nilai trisaktinya Soekarno (presiden pertama RI)," kata Johan di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (5/8/2018).
Tak hanya banyak belajar mengenai pengalaman hidup Megawati, Johan juga disuguhkan dengan materi mengenai sistem Pemilihan Legislatif (Pileg) kekinian, termasuk Pemilihan Presiden (Pilpres). Seluruh kader PDIP diminta untuk membulatkan tekad dalam membantu memenangkan Joko Widodo sebagai presiden pada Pilpres 2019.
"Tentu tidak hanya Pileg tapi Pilpres saja. Kader-kader PDIP diminta untuk solid di lapangan dalam kaitan memenangkan Pak Jokowi," ungkap Johan.
Acara pembekalan bacaleg PDIP itu dihadiri langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan juga Presiden Joko Widodo sebagai pemateri. Tercatat ada ratusan bacaleg dari berbagai latar belakang yang mengikuti pembekalan, mulai dari tokoh agama, purnawiran TNI Polri hingga selebriti nusantara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar