Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menginstruksikan jajarannya, agar mengingatkan masyarakat tidak melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Hal ini menyusul kebakaran gudang milik Dinas Olahraga DKI Jakarta yang letaknya dekat dengan Gedung Utama Jakarta Internasional Velodrome, Rawamamgun, Jakarta Timur, Kamis (2/8/2018) petang.
"Kami terus memerintahkan jajaran untuk mengingatkan masyarakat, jangan melakukan kegiatan-kegiatan atau memastikan bahwa potensi kebakaran atau gangguan terhadap listrik, korsleting, sambungan gas, itu dicek semua," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Senin (6/8/2018).
Kata Sandiaga, meski yang terbakar berisi barang-barang bekas di gudang milik Dinas Olahraga, sangat berbahaya jika merambat ke area Velodrome dan Stadion Baseball.
Sebab, arena Velodrome dan Stadion Baseball belum lama ini rampung dibangun dan menghabiskan anggaran hingga mencapai Rp 1 triliun.
Pembangunan Velodrome untuk menyambut perhelatan Asian Games 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembang.
"Kemarin itu barang bekas (yang terbakar). Tapi itu bisa berbahaya sekali, karena letaknya dekat Velodrome dan Stadion Baseball yang baru dibangun dengan ratusan miliar malah sampai Rp 1 triliun," ucap dia.
Lebih lanjut, Sandiaga menyebut peristiwa kebakaran tersebut menjadi peringatan bagi petugas untuk memastikan tidak ada kegiatan yang dapat menibulkan kebakaran.
"Jadi itu peringatan buat aparat kita ingin gunakan, juga elemen masyarakat, untuk pastikan tidak menimbulkan suatu kegiatan yang berpotensi untuk menimbulkan api dan kebakaran. Karena itu, salah satu yang saya sebut sebagai risiko yang potensinya tinggi dan kita perlu investigasi segera," tandasnya.
Baca Juga: Timnas Sepeda Nomor Road Race Siap Tempur di Asian Games 2018
Berita Terkait
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang
-
Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam
-
Bukan Gas Alam, Polisi Selidiki Unsur Pidana di Balik 126 Teror Api Sleman
-
Karhutla Naik Hampir Delapan Kali Lipat, Perlukah Indonesia Mulai Pikirkan Pembakaran Terkendali?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?
-
JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG
-
Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat
-
Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan
-
BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa
-
Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik