Suara.com - Sejumlah massa yang tergabung dalam Barisan Nusantara mendeklarasikan diri mendukung Joko Widodo (Jokowi) dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Keduanya dinilai tepat sebagai pasangan capres dan cawapres di Pilpres 2019 nanti. Deklarasi itu digelar di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2018).
Ketua Umum Barisan Nusantara Nurdin Tampubolon menyebut, sosok Moeldoko merupakan nama yang tepat mendampingi Jokowi. Dirinya berpendapat sosok yang berasal dari latar belakang militer seperti Moeldoko mampu menciptakan stabilitas di tengah-tengah berbagai isu yang berkembang dewasa ini.
"Indonesia saat ini masih ada ancaman-ancaman internal seperti terorisme, intoleransi, penebangan liar, perdagangan manusia, juga narkoba. Sehingga kita perlu sosok militer yang bisa mengamankan hal tersebut," kata Nurdin di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2018).
Moeldoko merupakan sosok yang mengerti dan mampu mengelola, khususnya di bidang pertanian. Hal itu lantaran sumber saya alam Indonesia yang terbesar adalah sisi pertanian.
"Moeldoko sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) yang turun sampai ke desa-desa. Beliau ketua umum tani atau panglima tani yang juga menciptakan bibit unggul. Bibit yang biasanya hanya empat ton untuk satu hektare, tapi bibit yang diciptakan Moeldoko bisa mencapai 10 ton per hektare," jelasnya.
"Moeldoko adalah sosok yang bisa mendampingi Jokowi untuk lima tahun ke depan untuk mencapai Indonesia yang mandiri, sejahtera, adil dan makmur. Ini yang paling tepat untuk saat ini," imbuh Nurdin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan