Suara.com - Sejumlah massa yang tergabung dalam Barisan Nusantara mendeklarasikan diri mendukung Joko Widodo (Jokowi) dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Keduanya dideklarasikan sebagai pasangan capres dan cawapres. Deklarasi ini digelar di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2018).
Ketua Umum Barisan Nusantara, Nurdin Tampubolon mengatakan, untuk mencapai cita-cita Indonesia lebih baik ke depannya, diperlukan sosok pemimpin yang memiliki wawasan kenegaraan. Dirinya juga menyebut sosok itu juga harus memiliki pandangan visioner dan mampu melaksanakan 4 pilar kebangsaan. Ia melihat Jokowi dan Moeldoko adalah pasangan yang tepat.
"Jadi Barisan Nasional melihat kalau kita mau mempertahankan ini untuk mecapai tujuan dan cita-cita, perlu pemimpin yang bisa membawa hal tersebut," kata Nurdin.
Nurdin berpendapat sosok tersebut dapat dilihat dari diri Jokowi. Menurutnya, Jokowi sudah melakukan pembangunan dari aspek ekonomi yang lebih baik dari sebelumnya.
"Artinya periode 2019 sampai 2024 tentunya ini memerlukan analisa dan dari itu kita harus melihat dari apa yang sudah beliau lakukan," kata dia.
Bercermin dari hal tersebut, Nurdin optimis jika rakyat Indonesia nantinya akan memilih Jokowi sebagai presiden di Pilpres 2019 nanti.
"Kondisi politik yang stabil, aspek politik luar negeri pun kita cukup baik. Dari aspek keadilan sosial, ini sangat membantu masyarakat untuk memnetukan sikap apakah masih layak Jokowi dipilih lima tahun ke depan," tandas Nurdin.
Berita Terkait
-
Tolak Jadi Cawapres Prabowo, Ustaz Somad: Silakan Kecewa
-
Masa Pendaftaran Capres dan Cawapres, Penjagaan KPU Diperketat
-
Antar Prabowo Daftar Capres, Sandiaga: Buruh Tak Perlu Long March
-
Namanya Masuk Bursa Cawapres Prabowo, Begini Reaksi Sandiaga
-
Potongan Tumpeng untuk Mahfud MD, Sinyal Jadi Cawapres Jokowi?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan