Suara.com - Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin sudah resmi mendaftar ke KPU sebagai pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2019. Selain diantar oleh sembilan petinggi partai koalisi calon petahana, nampak hadir sejumlah menteri kabinet kerja.
Mereka yang tampak hadir diantaranya Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Desa dan Daerah Tertinggal Eko Putro Sandjojo, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.
Menanggapi hak tersebut, Pratikno buka suara. Ia mengatakan menteri di kabinet kerja yang hadir kapasitasnya individu.
"Kapasitas sebagai individu. Ini aku nggak pake pin. Inikan indivudu yang ingin berpartisipasi," ujar Pratikno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018).
Pratikno membantah kehadiran menteri kabinet kerja di KPU atas permintaan Jokowi.
Ia lagi-lagi menegaskan hal tersebut merupakan inisiatif dari pribadi menteri.
"Nggak ada (perintah Jokowi)," kata dia.
Jokowi - Maruf Amin didukung sembilan partai politik. Yakni PDI Perjuangan, Partai Hanura, Partai Golkar, Partai Nasdem, PKB, PPP, PKPI, PSI, dan Partai Perindo.
Baca Juga: Adu Gaya Hidup Sehat Peserta Pilpres, Jokowi dan Sandiaga Uno
Berita Terkait
-
Gagal Jadi Cawapres, AHY Nyatakan Siapkan Diri Ikut Pilpres 2024
-
Wury Estu Handayani Istri Ma'ruf Amin: Doakan Pak Kiai Sehat
-
Sandiaga Uno Jadi Cawapres Prabowo, Saham Saratoga Merangkak Naik
-
Adu Gaya Hidup Sehat Peserta Pilpres, Jokowi dan Sandiaga Uno
-
Jokowi Ingatkan Rakyat untuk Mengikuti Pemilu 2019 dengan Gembira
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT