Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menetapkan pasangan Herman Deru - Mawardi Yahya sebagai Gubernur - Wakil Gubernur Sumatera Selatan terpilih periode 2018 - 2023.
Pasangan ini ditetapkan dalam rapat pleno terbuka yang digelar KPU Sumsel pada Minggu (12/8/2018).
Ketua KPU Sumsel Aspahani mengatakan, penetapan berdasarkan ketentuan mengingat sebelumnya di Sumsel sempat ada gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) dan telah selesai.
Setelah putusan dari MK tersebut keluar, maka tiga hari setelah putusan langsung ditetapkan.
"Tentunya kita berharap, hasil (pemilihan) ini merupakan yang terbaik yang diperoleh masyarakat, demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumsel," kata Aspahani.
Dalam rapat pleno tersebut diketahui, hasil rekapitulasi perolehan suara pasangan Herman Deru - Mawardi Yahya mengantongi suara 1.394.538 atau 35,9%. Dengan penetapan itu, KPU Sumsel segera meneruskan surat keputusan kepada DPRD setempat untuk segera dilakukan pelantikan.
Terkait proses pelantikan, KPU Sumsel menyerahkan sepenuhnya kewenangannya kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan DPRD.
"Kita juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat Sumsel atas terciptanya pesta demokrasi yang sehat, jujur, aman dan damai," pungkasnya. [Andhiko Tungga Alam]
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Berita Terkait
-
Gerindra Akan Laporkan Menteri Pendukung Jokowi ke Bawaslu
-
Ingatkan KPU, Prabowo: Jangan Sekali-kali Menghina Hak Rakyat
-
Prabowo Bangga Diantar Para Anak Mantan Presiden Indonesia
-
Belum Sehari, Parpol Pengusung Jokowi - Ma'ruf Tinggal 7, Kenapa?
-
Prabowo ke KPU, dari Sini Sumber Lagu #2019GantiPresiden
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal