Suara.com - Ratusan penari tradisional cilik tampak berlatih di halaman Balai Kota, Jakarta, Rabu (15/8/2018). Mereka berlatih sejak siang untuk menyambut Kirab Obor atau Torch Relay yang akan tiba di Balai Kota.
Menurut Pengamatan Suara.com, ratusan penari tradisional cilik mengenakan baju tradisional khas Betawi tampak berlatih diiringi lagu Ondel-ondel dan Sirih Kuning.
Maulinda (12) salah satu penari cilik mengaku sudah berlatih dua minggu sebelumnya. Ia juga senang menjadi bagian penari yang akan menyambut obor Asian Games.
"Senang sekali bisa ikutan untuk sambut kirab obor," kata Maulinda di lokasi.
Hal yang sama dikatakan Najwa (12). Najwa tak menyangka dirinya bisa ikut menjadi penari untuk menyambut datangnya Kirab Obor.
"Deg-degan ni, soalnya ini kan pertama kali ikut menyambut Kirab Obor," ucap Najwa.
Sementara itu, salah satu orangtua penari, Neneng menuturkan para penari cilik yang akan menyambut Kirab Obor merupakan penari dari sanggar tari Yayasan Belantara Budaya Indonesia. Neneng mengatakan para penari cilik tersebut sudah terbiasa menari di acara-acara formal.
"Mereka biasa pentas di Pemprov ataupun di kementerian-kementerian. Untuk acara ini mereka sudah latihan setiap hari Sabtu dan Minggu," tandasnya.
Sementara di luar Balai Kota, tampak sejumlah petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan petugas Dinas Perhubungan sudah berjaga-jaga untuk menyambut kedatangan Kirab Obor. Tak hanya itu tampak pintu gerbang Balai Kota yang berhiaskan kain berwarna merah putih sudah ditutup.
Baca Juga: Korban Kekerasan Pawai Obor Asian Games Tak Jadi Lapor Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana