Suara.com - Sejumlah suporter Asian Games 2018 mengaku kecewa lantaran tak bisa mendapatkan tiket pertandingan basket 5x5 di Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat. Padahal, mereka mengaku telah mengantre sejak subuh hari.
Ricky, salah seorang suporter mengatakan, ia telah tiba di loket penjualan sejak pukul 5.30 WIB. Namun, saat loket penjualan dibuka pada pukul 7.15 WIB tiket untuk pertandingan basket telah sold out alias ludes terjual.
"Saya sudah antre dari subuh, antrian maju aja belum tau-tau sudah habis," kata Ricky kepada Suara.com, Selasa (21/8/2018).
Pria asal Bendungan Hilir, Jakarta Pusat itu mengaku kecewa, pasalnya ini kali ketiganya ia mengantre sejak pagi dan selalu tak mendapatkan tiket. Padahal, ia telah datang sejak pagi buta dan ikut antrian yang cukup panjang.
Hal sama juga dirasakan oleh Sarah. Mahasiswi semester akhir di Universitas Trisakti itu juga tak bisa mendapatkan tiket pertandingan meskipun ia sudah rela mengantre.
"Infonya kan loket buka dari pukul 8.00 WIB, saya datang pukul 7.30 WIB sudah enggak ada. Tanya loket malah dimarahin sama petugasnya," keluh Sarah sambil menyeka keringat di dahinya.
Menurut wanita berambut hitam sebahu itu, pelayanan penjualan tiket Asian Games 2018 sangat kacau. Hal ini pun akan membuat malu Indonesia di mata internasional.
"Bikin malu negara sendiri lah, kan ini event se-Asia loh kok jual tiket aja enggak bener," ketusnya.
Berita Terkait
-
Ini 5 Manfaat Cewek Belajar Taekwondo seperti Defia Rosmaniar
-
Wushu Kembali Sumbang Medali untuk Indonesia di Asian Games
-
Kocak, Cuitan Warganet Ini Ramaikan Twitter #RecehkanAsianGames
-
Sumbang Perunggu, Surahmat Jadi Kuda Hitam di Asian Games
-
Nonton Asian Games, Bule Kebingungan Cari Akses WIFI di GBK
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis