Suara.com - Tradisi Toron atau pulang kampung warga Madura saat hari raya Idul Adha membuat volume kendaraan di Jembatan Suramadu mengalami peningkatan yang cukup tinggi.
Kepala Gerbang Tol Jembatan Suramadu, Mudjiono mengatakan, sejak satu hari hingga hari raya Idul Adha pada Rabu (22/8/2018) ini volume kendaraan yang melintas di Jembatan Suramadu meningkat hingga 7 persen dibanding hari biasanya.
Menurut Mudjiono, sejak Selasa (21/8/2018) kemarin, kendaraan roda empat sudah mencapai 5.500 unit. Sedangankan kendaraan roda dua mencapai mencapai 22 ribu.
Hal ini berbeda dengan tahun lalu, pada tradisi toron Idul Adha sebelumnya, kendaraan roda empat tercatat 4 ribu unit. Sedangkan roda dua mencapai 36 ribu kendaraan roda dua.
"Tahun ini kita meningkat 6 sampai 7 persen dibanding dengan tahun lalu. Maka kita antisipasi dengan membuka tiga jalur untuk kendaraan roda dua," ujar Mudjiono.
"Untuk kendaraan roda empat kita menerapkan sistem jemput bola, petugas dengan menggunakan mobil raider untuk mengantisipasi macet," sambungnya.
Berdasarkan prediksi, puncak arus tradisi toron Idul Adha di Jembatan Suramadu akan terjadi pada pukul 18.00 WIB hingga 21.00 WIB, Rabu malam ini.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Membaca Radar Hashim: Siapa Pejabat di Kabinet yang Terancam Dicopot?
-
Kejagung Sinyalir 26 Perusahaan Terlibat Korupsi Ekspor CPO, Kerugian Capai Rp14 Triliun
-
Korban Bencana Sumatra Dapat Kompensasi hingga Rp 60 Juta Lebih, Ini Rinciannya
-
Kemensos Mulai Salurkan Santunan Korban Banjir Sumatra ke Ahli Waris, Segini Nominalnya
-
Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
-
Tercemar Pestisida, Kapolres Tangerang Kota Larang Warga Konsumsi Ikan Mati di Sungai Cisadane
-
2 Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Diserang OTK di Papua, Polisi Buru Pelaku
-
Tuntutan Guru Madrasah, Wakil Ketua DPR: Prosesnya Tak Seperti Makan Cabai, Langsung Pedas
-
Sebut Trenggono Menteri Sahabat, Purbaya Jawab Soal Mandeknya Order Kapal dari Inggris
-
Dua Pilot Tewas, Polisi Terobos Medan Ekstrem Usai Pesawat Smart Air Ditembaki di Boven Digoel