Suara.com - Sapi jenis Santa dengan berat 1,5 ton menjadi primadona di Mal Kurban H. Doni di Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Jenis persilangan sapi Australia tersebut laris manis hingga habis terjual.
Fany, salah satu sales di Mal Hewan Kurban H. Doni mengatakan, 70 ekor sapi jenis Santa telah terjual dari total 76 ekor sapi yang ada di mal hewan kurban itu. Untuk satu ekor sapi jenis Santa tidak main-main, yakni mencapai Rp 200 juta lebih atau setara dengan harga mobil.
"Sudah terjual 70 ekor dari 76, kalau harganya sekitar Rp 200 jutaan," kata Fany saat dihubungi Suara.com, Rabu (22/8/2018).
Menurut Fany, sebagian besar pembeli jenis sapi Santa tersebut hanya dari kalangan tertentu. Seperti institusi pemerintah, pejabat, hingga kalangan artis.
"Kalau kemarin sih ada dari Kementerian Keuangan, Kementerian Perikanan dan Kelautan, terus jenderal sama artis tapi saya lupa namanya," ungkap Fany.
Dengan banyaknya sapi Santa yang terjual, Fany mengaku omzet penjualan hewan kurban tahun ini jauh lebih tinggi di banding saat Idul Adha tahun lalu.
Mal Hewan Kurban H. Doni sudah ada sejak 2002. Omzet pada Idul Adha tahun ini mencapai 50 persen dari keuntungan tahun lalu.
Namun demikian, Fany mengaku jumlah sapi yang dijual sedikit dikurangi atas perhitungan kondisi ekonomi saat ini. Dimana mayoritas pembeli lebih berminat untuk membeli atas pertimbangan harga yang murah.
Berita Terkait
-
Rayakan Idul Adha, Ayu Ting Ting Kurban 4 Sapi dan 1 Kambing
-
Anies: Jangan Buang Limbah Hewan Kurban Idul Adha Sembarangan
-
Haji Doni Kurangi Stok Sapi di Mall Hewan Kurban Miliknya
-
Cerita Atlet Asian Games Pakistan Rayakan Idul Adha di Indonesia
-
Makan Kambing Berlebihan saat Idul Adha, Awas 5 Penyakit Ini!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Dedi Mulyadi Jemput 13 Korban LC di NTT, Pastikan Proses Hukum Tetap Berlanjut!
-
Soal Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Ketua Komisi X: Alarm Sosial dan Ujian Komitmen Kebangsaan
-
Menteri PPPA Minta Hukum Transparan Bagi Oknum Brimob Penganiaya Anak di Tual
-
Nekat Jualan di Trotoar Tanah Abang, Wali Kota Ancam PKL Bandel dengan Pidana Ringan!
-
Fenomena WNI Jadi Tentara Bayaran Negara Lain, Pakar HI Ingatkan Pemerintah Soal Ini
-
Waspada Penipuan! Eks Brimob di Pasukan Rusia Ingatkan WNI Soal Link Rekrutmen Bodong
-
8 Fakta Tewasnya El Mencho, Dari Status 'Kode Merah' hingga Ancaman Perang Saudara Kartel
-
Busyro Muqoddas soal Vonis Perdana Arie: Ada Secercah Keadilan, Tapi Idealnya Bebas Murni
-
Pelihara Bandar? Kasat Narkoba Toraja Utara Diduga Terima Setoran Rp13 Juta Tiap Minggu
-
Pramono Anung Mau Sulap 153 Pasar Jakarta Jadi Destinasi Global