Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim belum menerima dua nama kader Partai Keadilan Sejahtera yang diajukan untuk mengisi posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta menggantikan Sandiaga Uno. Dua nama kader PKS yang digadang-gadangkan sebagai calon wakil gubernur yakni Ahmad Syaikhu dan Mardani Ali Sera.
Anies menegaskan mekanismenya adalah DPRD terlebih dahulu menggelar rapat paripurna perihal pengunduran diri Sandiaga pada Senin (27/8/2018).
"Jadi saya belum menerima nama," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta, Jumat (24/8/2018).
Kata Anies, selanjutnya dua partai pengusung yang mengajukan dua nama pengganti Sandiaga. Nantinya pengajuan diputuskan di DPRD.
"Saya rasa prosesnya tidak begitu. Prosesnya adalah penetapan dulu dari DPRD setelah DPRD menetapkan, baru kemudian nanti dua partai pengusung mengirimkan nama," kata dia.
Karena itu, Anies menambahkan mengenai nama-nama tersebut, tetap menunggu digelarnya rapat paripurna.
"Jadi kita menunggu sampai sidangnya selesai. Hari senin Insya Allah selesai," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
Terkini
-
Ada Tato Wajah Taufik di Tubuh Yuvita, Polisi Cium Siasat Love Bombing Sebelum Disiksa
-
Real Madrid Kirim Bantuan Rp 20,3 Miliar ke Korban Gempa Bumi Venezuela
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
PKB Tak Ambil Pusing Safari Politik Jokowi: Mau Gabung PSI Pun Itu Hak Beliau
-
Viral PMI Asal Cianjur Diduga Disiksa di Libya, Kemlu Ungkap Kondisinya
-
Jurist Tan dan Fiona Handayani Lampaui Wewenang sebagai Stafsus Nadiem Makarim
-
Polda Metro Jaya Buru Aset Hanania Travel, Korban Umrah Berpeluang Tetap Diberangkatkan
-
Arti Mawar Kuning yang Buat Nadiem Makarim Menangis dan Peluk Erat Driver Ojol di Pengadilan Tipikor
-
MUI Dorong RUU Pidana LGBT ke Prolegnas, Begini Lampu Hijau dari Pimpinan DPR
-
Semiotika Politik Jokowi: Bukan Sekadar Adat, Injak Kepala Kerbau untuk Serang PDIP?