Suara.com - Dua kubu bakal calon presiden dan calon wakil presiden peserta Pilpres 2019, Jokowi – Maruf Amin dan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, sudah memulai “perang urat syaraf”.
Sandiaga Uno sempat melontarkan wacana untuk mengadakan lomba renang antarpeserta Pilpres 2019. Untuk diketahui, Sandiaga adalah sosok yang jago berenang. Ia juga mengetahui Jokowi jago berenang.
Sementara Jumat (24/8/2018), Irma Suryani Chaniago, Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional Jokowi – Maruf Amin, membalas tantangan Sandiaga Uno itu dengan menawarkan lomba mengaji Alquran.
Menurutnya, usia Sandiaga masih terbilang muda dibandingkan Jokowi – Maruf Amin, sehingga lomba renang dinilainya kurang adil.
“Kalau renang kan harus apple to apple perihal usia. Tapi kalau mengaji bisa semua usia. Jadi lebih adil begitu. Jadi, Pak Maruf Amin akan ajak Sandiaga lomba baca Alquran,” kata Irma, Jumat.
Ia mengatakan, lomba mengaji Alquran juga bisa membuktikan siapa kandidat peserta Pilpres 2019 yang religius.
”Ya kan selama ini ada oknum yang merasa lebih Islam daripada orang lain. Tapi klaim itu tak pernah dibuktikan dengan perilaku dan ketataannya,” tukasnya.
Sebelumnya, seusai bertemu Jokowi saat menyaksikan bersama pertandingan Asian Games 2018 cabang renang 50 meter di Stadion Akuatik, Senayan, Senin (20/8/2018), Sandiaga mengumbar tantangan lomba renang.
"Mungkin dengan Pak Prabowo, Pak Jokowi, Pak Maruf Amin juga sama saya. Kan seru kalau misalkan itu, kan ada hal baru dan milenial pasti nyambung banget," kata Sandi di Jalan Kyai Maja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Begini Kondisi Richard Muljadi Cucu Konglomerat dalam Sel Tahanan
Hal itu didukung pula saat dirinya baru mengetahui bahwa Jokowi pernah berpartisipasi saat pra PON untuk cabang renang.
Begitu tahu Jokowi merupakan perenang handal, munculah ide dari Sandiaga Uno untuk mengadakan lomba renang khusus untuk capres - cawapres.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan