Suara.com - Ratusan pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atau yang beken disebut Ahokers, mendeklarasikan Gerakan Jaga Indonesia, Sabtu (25/8/2018).
Deklarasi di Gedung Joang ’45, Jalan Menteng Raya No 31, Jakarta Pusat tersebut dihadiri ratusan Ahokers yang kompak mengenakan baju bermotif kotak-kotak.
Salah satu pendukung Ahok, Sisca Rumondor mengatakan, deklarasi tersebut bertujuan untuk memenangkan calon presiden petahana Jokowi dan cawapres Maruf Amin pada Pilpres 2019.
"Kami ingin menunjukkan bahwa Ahokers itu masih ada. Kami tetap solid dan kompak mendukung Jokowi," ujar Sisca di lokasi.
Sisca juga menilai, keputusan Jokowi memilih Ketua Majelis Ulama Indonesia Maruf Amin merupakan keputusan yang brilian.
"Termasuk dengan memilih Pak Maruf Amin yang bagi kami adalah keputusan sangat brilian dari seorang Jokowi. Kami sangat mendukung seribu persen siapa pun yang menjadi wakil Jokowi," kata dia.
Untuk diketahui, deklarasi Ahokers tersebut juga dihadiri budayawan Eros Djarot.
Berita Terkait
-
Jokowi Selamat, Idrus Marham Tersangka Usai Mundur dari Menteri
-
Jokowi Angkat Bicara soal Foto Anak Punk Jadul Mirip Dirinya
-
Jubir Jokowi - Ma'ruf Tantang Prabowo - Sandiaga Uno Lomba Ngaji
-
Diminta Jokowi Sosialisasikan Hasil Kerja, Ini Kata Mabes Polri
-
Pesona Ridho Ekasari, Istri Idrus Marham yang Curi Perhatian
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'