Suara.com - Tim Jatanras Polres Jakarta Barat menangkap sejumlah preman di kawasan Ruko Seribu, Cengkareng. Preman berkedok sekuriti atau satpam itu ditangkap karena sudah meresahkan sejumlah pemilik ruko di kawasan tersebut.
Aksi premanisme oleh para satpam itu bahkan sampai terekam video amatir. Mereka dengan sengaja merusak fasilitas ruko apabila sang pemilik tidak membayar uang pengamanan. Hingga akhirnya, aksi premanisme itu dilaporkan ke Polres Jakarta Barat.
Penangkapan sejumlah preman itu juga diunggah di akun instagram Polres Jakarta Barat, @polres_jakbar. Sejumlah satpam ditangkap petugas berikut seorang laki-laki yang diduga sebagai koordinator.
Proses penangkapan berlanjut hingga ke sebuah rumah di kawasan Cengkareng. Aparat kepolisian bahkan sampai mengeluarkan tembakan peringatan agar orang di dalam rumah tersebut segera keluar.
Berdasarkan keterangan di akun @polres_jakbar, para preman berkedok sekuriti itu sudah beraksi cukup lama memeras para pemilik ruko. Jumlahnya lumayan besar hingga puluhan juta rupiah.
Apabila sang pemilik ruko tidak mau membayar uang yang diminta para preman itu, maka fasilitas ruko akan dirusak. Bahkan bangunan yang ada sekalipun.
"Hingga akhirnya team jatanras satreskrim polres metro Jakarta Barat melakukan penangkapan terhadap para oknum security ini....bahkan polisi yang menyamarpun memperolah kekerasan dari kelompok preman ini...," tulis akun @polres_jakbar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia