Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendapatkan sejumlah kritikan dan ejekan dari berbagai pihak terutama dikalangan netizen.
Hal tersebut terjadi lantaran Donald Trump salah mewarnai bendera Amerika Serikat saat berkunjung ke Rumah Sakit Anak-anak yang berada di Ohio.
Dilansir dari Independent.co.uk, Donald Trump terlihat mewarnai garis biru, yang seharusnya warna garis merah dan putih, pada gambar bendera AS saat duduk bersama anak-anak di Nationwide Children’s Hospital.
Garis merah dan putih sebanyak 13 garis mewakili jumlah koloni awal berdirinya AS.
“Garis merah dan putih di bendera AS. Donald Trump seharusnya tahu ini mengingat dia mengomentari orang-orang yang memilih berlutut saat pertandingan sepak bola AS sebagai tindakan tidak menghormati bendera,” kata aktivis dan penulis lagu Holly Figueroa O’reilly seperti dikutip Suara.com, Senin (27/8/2018).
Akibat kejadian tersebut, netizen pun langsung merespon video dan foto-foto tersebut.
Para pengguna Twitter menyatakan, bahwa Donald Trump tengah mewarnai bendera Rusia, yang terdiri dari tiga lapisan horizontal putih, biru dan merah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka