Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan meminta Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo mengembalikan sejumlah barang negara, yang dikuasainya saat menjadi Menteri Pemuda Olahraga namun hingga kekinian belum dikembalikan.
Untuk diketahui, Syarief memberikan saran itu kepada rekan satu partainya setelah beredar surat Kementerian Pemuda dan Olahraga yang meminta Roy Suryo mengembalikan 3.226 unit barang.
"Harus diklirkan dulu, klarifikasi, karena setahu saya dulu pernah selesai. Saya tahu pasti itu ya. Tapi kalau ternyata belum selesai, berarti harus diklirkan, sudah selesai belum. Kalau belum selesai ya balikin," kata Syarief di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Selasa (4/9/2018).
Namun, Syarief meminta kasus tersebut tak dikait-kaitkan dengan Partai Demokrat meski Roy menjadi Menpora saat ketua umum mereka, Susilo Bambang Yudhoyono masih menjadi presiden.
Ia menegaskan, persoalan tersebut hanya melibatkan Roy Suryo secara pribadi, yakni mantan Menpora periode 2013-2014.
”Tak ada kaitannya dengan Demokrat, soalnya ini kan pribadi. Harus dibedakan, karena saya dulu pernah mengingatkannya. Saya dulu memfasilitasi supaya diklirkan. Dikembalikan," pungkasnya.
Untuk diketahui, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo diduga belum mengembalikan sejumlah barang milik negara yang dikelola Kementerian Pemuda dan olahraga, meski sudah sejak lama tak lagi menjabat sebagai menteri institusi tersebut.
Dugaan itu mencuat setelah sepucuk surat yang diterbitkan Kemenpora untuk Roy Suryo perihal permohonan pengembalian barang, beredar melalui aplikasi obrolan WhatsApp awak media, Selasa (4/9/2018).
Baca Juga: Usung Ramah Disabilitas, Anies akan Perbanyak Pelican Crossing
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!