Suara.com - Pihak keluarga pengusaha almarhum Anggodo Widjojo tidak mau ada wartawan melakukan kegiatan peliputan di area rumah duka di Grand Heaven, Pluit, Jakarta Utara, Senin (10/9/2018). Anggodo merupakan pengusaha yang pernah menjadi terpidana kasus permufakatan jahat karena mencoba menyuap pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Saat Suara.com ingin melakukan peliputan, salah seorang petugas sekuriti bernama Mardi mengatakan, pihak keluarga Anggodo tidak mau ada wartawan melakukan peliputan.
"Iya mas mohon maaf ya, dari pihak keluarga tidak mau ada wartawan melakukan liputan. Tadi juga ada wartawan tv mau liput tetap nggak bisa," ujar Mardi saat berbincang dengan Suara.com.
Anggodo diketahui meninggal di Rumah Sakit Premier Nginden Surabaya pada Jumat (7/9/2018). Belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya pengusaha yang juga dikenal dengan nama Ang Tjo Lee itu.
Mardi mengaku hanya menjalankan tugas. Pihak keluarga, kata dia, memberikan pesan kalau tidak ingin ada wartawan melakukan kegiatan liputan saat prosesi almarhum Anggodo sejak Minggu (9/9/2018) malam.
"Iya saya juga baru dapat kabar dari keluarga tadi malam. Bilangnya nggak mau ada wartawan yang liput," kata dia.
Menurut dia, jenazah Anggodo rencananya akan dimakamkan pada Selasa (11/9/2018).
"Iya akan disemayamkan besok kayaknya deh mas," ujar dia.
Berdasarkan informasi, Anggodo disemayamkan di Suite Room 111-112. Di depan ruang terdapat karangan bunga duka cita. (Dwi Bowo Raharjo)
Baca Juga: Semester I 2018, WOM Finance Catatkan Laba Bersih Rp 106 Miliar
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!
-
Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung
-
Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru
-
Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek
-
Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21