Suara.com - Partai Gerindra mengajak Presiden Joko Widodo atau Jokowi selaku calon Presiden petahana 2019 berkompetisi secara sportif di Pilpres 2019, berkenaan dengan iklan pemerintah yang ditayangkan di bioskop.
"Kita harap pilpres 2019 bisa jadi sarana bersaing secara sportif tentu dengan lebih mengedepankan hal-hal yang lebih bersifat substantif," kata politisi Gerindra Anggawira dihubungi di Jakarta, Rabu (12/9/2018).
Hal itu untuk menanggapi iklan Pemerintahan Jokowi yang ditayangkan di bioskop. Angga menilai selaku petahana, Jokowi memang diuntungkan karena bisa tampil di berbagai kesempatan. Termasuk di pagelaran Asian games 2018 lalu.
"Seperti kemarin Asian Games, lalu beberapa hal juga memanfaatkan kegiatan-kegiatan kenegaraan dan pemerintahan untuk menyampaikan sesuatu yang boleh dibilang kampanye," kata dia.
Dia mengembalikan penilaian terhadap iklan pemerintahan Jokowi di bioskop kepada masyarakat, untuk menilai sejauh mana pemerintah, dalam hal ini Jokowi selaku petahana, dalam menggunakan fasilitas yang seharusnya tidak digunakan untuk kepentingan bernuansa kampanye politik.
Dia menekankan masih banyak persoalan-persoalan yang menjadi tantangan cukup besar bangsa, salah satunya, kata dia, bidang ekonomi.
"Bidang ekonomi saat ini membutuhkan sebuah energi dan gagasan besar yang tentu gagasan dan program yang ditawarkan bisa dilakukan dengan cara-cara sportif," jelasnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?