Suara.com - MA alias KG (19) dan rekannya berinisial AF alias BK (19) terpaksa dilumpuhkan menggunakan timah panas atau ditembak di bagian kaki karena melawan saat akan dibekuk polisi karena ulahnya. Kedua ABG itu diburu polisi lantaran nekat merampok perempuan muda bernama Nora Klarita Napitupulu (20) di kawasan Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (11/9/2018) malam.
Kapolsek Kembangan, Kompol Egman Adnan mengatakan, polisi terpaksa menembak kaki kedua remaja tersebut karena melawan ketika akan ditangkap di kawasan Taman RPTRA di Meruya Utara.
"Saat kita lakukan penangkapan, mereka (kedua pelaku) mencoba menyerang petugas, terpaksa kami melakukan tindakan tegas terukur (menembak) dengan mengarah ke kaki tersangka," kata Egman di Jakarta, Jumat (14/9/2018).
Usai dihadiahi timas panas, kedua pelaku begal itu pun langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Egman mengungkapkan, aksi begal itu terjadi saat korban sedang berada di pinggir jalan. Kedua bandit jalanan itu tiba-tiba merampas tas selempang milik korban. Saat beraksi, salah satu pelaku mengancam korban dengan menggunakan sebilah celurit.
"Mereka (pelaku) melakukan aksinya dengan merampas tas selempang korban hingga putus," kata dia.
Terkait penangkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa sebilah celurit, dua sepeda motor, satu buah tas dan telepon seluler milik korban.
Atas perbuatannya, kedua ABG itu dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis