Suara.com - Barang milik perampok yang menyekap dan menganiaya gadis berusia 20 tahun bernama Salma di indekosnya, Jalan Berlian III, Kelurahan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, tertinggal di lokasi kejadian.
Tak hanya itu, Salma juga mengakui mengetahui ciri-ciri salah satu pelaku perampokan pada Minggu (9/9) dini hari akhir pekan lalu tersebut. Hal itu diungkapkan Salma ketika Suara.com menyambangi rumahnya, Selasa (11/9/2018).
"Saya tahu satu pelaku rambutnya dicat berwarna merah. Tidak gondrong, pendek rambutnya," kata Salma kepada Suara.com di lokasi.
Ia menuturkan, kedua pelaku perampokan itu juga tak memakai penutup wajah saat beraksi. Tapi, Salma hanya mengenali seorang pelaku yang memukul kepalanya memakai botol saus hingga pecah.
”Ada masker penutup wajah pelaku yang tertinggal. Sudah dibawa polisi," tukasnya.
Sementara polisi mengakui telah melakukan olah tempat kejadian perkara setelah aksi perampokan yang diduga dilakukan dua orang tak dikenal.
"Kami sudah lakukan olah TKP," kata Kanit Reskrim Polsek Kemayoran Ajun Komisaris Bambang, Senin (10/9).
Peristiwa penyekapan itu diduga terjadi saat korban terlelap tidur. Tiba-tiba, Salma terbangun karena lampu kamar kosnya mendadak redup.
Karena merasa ada yang janggal, korban kembali menyalakan lampu kamar. Tiba-tiba, korban mendengar ada suara orang yang sedang mendobrak pintu rumah indekosnya.
Baca Juga: Beda Pengakuan Ahmad Dhani, Panitia Bantah Diskusi Dilarang
Saat berhasil menjebol pintu kamar, pelaku langsung menyekap perempuan tersebut. Sedangkan pelaku lainnya menggeratak barang-barang milik korban.
Pelaku yang menyekap Salma memegang sebilah golok untuk berjaga-jaga, agar korban tak nekat berteriak meminta pertolongan.
Namun, karena dianggap melawan, pelaku lantas menganiaya korban hingga mengalami luka memar di sekitar bagian wajah.
Barang berharga milik Salma yang dibawa pelaku yakni ponsel merek iPhone, dompet, kartu ATM dan nomor PIN yang ia sebutkan ketika dipaksa kawanan tersebut.
Berita Terkait
-
Polisi Sebut Tak Ada Penyekapan di Indekos Salma
-
Selain Beton, Sejumlah Barang Kerap Jatuh dari Rusun di Kemayoran
-
Detik-detik Bocah AW Tewas Tertimpa Beton Konblok di Kemayoran
-
Bocah Tewas Tertimpa Konblok, Polisi Telisik Faktor Kesengajaan
-
Lampu Indekos Dimatikan, Duo Garong Sekap dan Aniaya Salma
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas