Suara.com - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utama membeberkan kondisi lembaga pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung. Menurut dia, saat ini Lapas sedang dilakukan penataan oleh jajarannya.
Sri Puguh menjelaskan, saat ini jajarannya baru menyisir barang-barang mewah seperti televisi, AC, dan kulkas yang ada di semua kamar Lapas Sukamiskin. Akan tetapi, lanjut dia, jajarannya belum membongkar furnitur yang terdapat di semua kamar.
"Jadi tidak menyangkut kamar ya, saya hanya mengeluarkan barang-barang. Kalau (furnitur) masih belom dibongkar di ruangan itu. Karena ini bangunan lama, sudah ada usulan ke kami untuk lakukan restorasi (pengembalian kondisi kamar)," ujar dia dalam sebuah diskusi di Bakoel Coffee Jakarta, Minggu (23/9/2018).
Sri Puguh menuturkan, pihaknya juga telah membongkar saung-saung yang ada di Lapas Sukamiskin. Namun, tidak semua saung dibongkar oleh jajarannya.
"Jadi tidak semuanya (saung dibongkar). Itu karena untuk memberikan kesempatan menerima kunjungan," imbuh dia.
Sri Puguh menyatakan butuh waktu dan anggaran untuk mengembalikan kondisi kamar narapidana seperti semula. Saat ini, tambah dia, Lapas Sukamiskin memiliki 556 kamar, sebanyak 52 kamar mempunyai luasan yang besar, kemudian 41 kamar berluas sedang, sisanya 463 kamar mempunyai luasan yang kecil.
"Anggarannya itu Rp 11 miliar untuk restorasi. Tapi penataan yang kami temukan sudah dilakukan ini butuh waktu," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi
-
Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN