Suara.com - Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi Arfan mengakui, pernah diminta mencarikan uang sebanyak USD 30 ribu ke pihak kontraktor swasta, guna biaya Gubernur Zumi Zola melawat ke Amerika Serikat.
Arfan mengakui hal itu saat bersaksi untuk terdakwa Zumi Zola di Pengadilan Tindak Pidana korupsi Jakarta, Senin (24/9/2018).
"Terdakwa (Zumi Zola) bukan minta langsung, tapi lewat Asrul. Asrul mengatakan 'Arfan, Pak Gub mau ke Amerika, coba siapkan USD 30 ribu'. Saya sampaikan 'banyak sekali, itu sekitar Rp 400an juta', akhirnya saya kasih di hotel Mulia melalui Amidy dan saya lihat Amidy kasih ke Asrul di toilet," kata Arfan seperti diberitakan Antara.
Asrul yang dimaksud Arfan adalah Asrul Pandapotan Sihotang selaku orang kepercayaan Zumi Zola sejak 2017.
Dalam dakwaan disebut, pada September 2017, meminta kepada Asrul Pandapotan Sihotang uang sejumlah USD 20 ribu untuk kebutuhan Zumi Zola selama kunjungan ke Amerika Serikat serta uang untuk membeli oleh-oleh.
Asrul melalui Amidy kemudian meminta kepada kepada Arfan untuk menyediakan uang sejumlah USD 30 ribu. Arfan kemudian meminta kepada Joe Fandy Yoesman alias Asiang, untuk menyediakan uang. Asiag menyerahkan uang sejumlah USD 30 ribu kepada Arfan di ruangan Kabid Bina Marga Dinas PUPR.
Arfan lalu menyerahkan uang USD 30 ribu itu di The Cafe Hotel Mulia Jakarta kepada Asrul.
"Waktu Pak Asrul mengatakan Pak Gub mau ke Amerika, tapi saya katakan 'Pak kita tidak ada uang lagi," ungkap Arfan.
Arfan bersaksi untuk Gubernur nonaktif Jambi Zumi Zola Zulkifli yang didakwa menerima gratifikasi Rp 40,477 miliar ditambah USD 177,3 ribu (sekitar Rp 2,594 miliar) serta SGD 100 ribu (sekitar Rp1,067 miliar), sehingga totalnya mencapai Rp 44,138 miliar plus mobil Alphard. Zumi Zola juga didakwa menyuap anggota DPRD Jambi senilai Rp16,49 miliar.
Baca Juga: Sore Ini Jokowi Melayat Adik Ipar yang Meninggal di Solo
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan