Suara.com - Komisi Pemilihan Umum atau KPU dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menggelar rapat penyampaian Rancangan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2025. Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat utama lantai 2 gedung KPU Pusat, Jakarta ini dihadiri oleh Menteri Bappenas Bambang Brodjonegoro, komisioner KPU dan perwakilan partai politik peserta Pemilu 2019.
Ketua KPU Arief Budiman meminta pasangan capres dan cawapres peserta Pemilu 2019 membuat visi dan misi berlandaskan RPJMN.
"Tim kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden agar dalam membuat visi dan misi pasangan calon harus mengacu pada RPJMN 2020-2025," kata Arief di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (25/9/2018).
Menteri Bappenas Bambang Brodjonegoro menambahkan, visi misi paslon harus mengacu pada pembangunan nasional sesuai UU nomor 17 tahun 2007 tentang rencana pembangunan jangka panjang nasional. Dari visi misi itu nanti diturunkan dalam program kerja paslon terpilih.
"Visi misi itu nanti harus dijabarkan dalam program kerja pemerintah bila pasangan calon presiden telah menjadi calon terpilih," ujar dia.
Dia menerangkan, RPJP Nasional tersebut memuat isu strategis. Diantaranya strategi pembangunan nasional, kebijakan umum, program kementerian atau lembaga, serta kerangka ekonomi makro.
"Macam-macam, ada isu strategis di ekonomi, isu strategis pembangunan manusia, isu strategis masuk di Polhukam dan lainnya,” kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!