Suara.com - Polisi telah menetapkan anggota DPRD Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) Oktavianus Holo (OH) sebagai tersangka terkait kasus kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu.
Terkait kasus ini, politikus Partai Demokrat itu dijerat Pasal 112 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan terancam hukum pidana minimal empat tahun penjara.
"Tersangka sudah. Sementara masih 112 ayat 1," kata Kanit II Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat AKP Arif Oktora di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (26/9/2018).
Oktavianus ditangkap saat sedang berpesta sabu-sabu dengan seorang wanita berinisial HH (23) di sebuah hotel di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, Selasa (25/9/2018) dini hari.
Terkait kasus ini, kata Arif, status HH masih sebagai terperiksa.
"Ketangkap sama perempuan, (statusnya) masih diperiksa," katanya.
Dalam kasus narkoba ini, polisi juga telah meringkus pelaku lain berinisial UR yang diduga berperan sebagai pemasok sabu-sabu yang dikonsumsi Oktavianus.
Dari tangan Oktavianus, polisi menyita sabu-sabu seberat 0,27 gram. Sedangkan dari pengembangan kasus ini, sabu-sabu seberat 0,23 gram juga turut disita polisi dari penangkapan UR.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan