Suara.com - Dua pelajar dibekuk aparat Polsek Medan Kota karena menjual seorang perempuan kepada lelaki hidung belang di salah satu hotel Kota Medan, Sumatera Utara.
Kapolsek Medan Kota Komisaris (Pol) Revi Nurvelani menjelaskan, kedua pelajar yang melakukan tindak pidana perdagangan manusia ini (human trafficking) ditangkap, setelah petugas mendapatkan informasi tentang transaksi melanggar hukum tersebut.
”Dua tersangka itu berinisial MAS (18) dan NY (18), yang keduanya masih berstatus pelajar,” ungkapnya seperti diberitakan Medan Headlines—jaringan Suara.com, Kamis (27/9/2018).
Setelah mendapat informasi itu, polisi menyaru dan menanyakan berapa harga kepada pelaku untuk menjebaknya.
Setelah ada kesepakatan tersebut, akhir petugas yang menyamar menyepakati harga penjualan perempuan.
”Kedua pelaku membanderol korban seharga Rp 12 juta,” jelasnya.
Saat pelaku dan korban berinisial SC datang ke hotel, polisi langsung menangkap mereka.
”Saat kami bekuk pelaku dan korbannya, pelaku kemudian mengakui perbuatannya,” ungkap Revi.
Kekinian, ketiganya masih berada di Polsek Medan Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Kebakaran Gardu Tol Pejompongan Diduga Akibat Korsleting Listrik
“Dari tangan mereka, polisi juga menyita barang bukti dua unit telepon genggam dan dua sepeda motor dan saat ini kami masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku itu,” pungkas Revi.
Berita ini kali pertama diterbitkan MedanHeadlines.com dengan judul “Jual Wanita Seharga Rp 12 Juta, Dua Pelajar Diringkus Polisi”
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga