Suara.com - Istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono mengucapkan bela sungkawa kepada seluruh korban gempa Palu dan Dongala, Sulawesi Tengah. Namun, doanya tersebut malah disindir para pengguna media sosial.
Dalam akun Instragramnya, @aniyudhoyono, Ani menyampaikan rasa duka citanya pada Sabtu (29/9/2018).
"Saya dan keluarga turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah yang menyelimuti Ibu Pertiwi di Donggala, Palu, Mamuju, Sulawesi Tengah dan sekitarnya karena guncangan gempa yang bertubi-tubi hingga tsunami setinggi 1,5 sampai 2 meter, pada tanggal 28 September 2018, kemarin,” tulis Ani pukul 11.30 WIB.
Ucapannya Ani pun dilengkapi oleh foto dirinya bersama sang suami, SBY yang tampak sedang berdoa.
Satu jam kemudian, pengguna media sosial dengan nama @kyudi005 memberikan komentar pada foto tersebut.
“Baiknya ga usah di pasang di medsos bu kalau lagi ber do’a, biar ibu dan Allah aja yg tahu,” cuit akun @kyudi005.
Komen tersebut lantas direspon oleh Ani di kolom komentar.
“@kyudi005 Orang berdoa saja, koq masih dicela… duh…,” balas Ani.
Atas komen yang ditujukkan kepadanya, banyak pengguna media sosial lainnya yang kemudian memberikan support kepada Ani dan meminta dirinya untuk tidak menghiraukannya.
Baca Juga: Facebook Aktifkan Layanan 'Safety Check' Pasca Gempa Palu
Untuk diketahui, hingga Sabtu (29/9/2018) pukul 10.00 WIB, korban meninggal sebanyak 48 orang, sebanyak 356 orang mengalami luka-luka dan ribuan rumah rusak di kota Palu. Sementara BNPB belum mendapat informasi jumlah korban Gempa dan Tsunami di Donggala karena lumpuhnya komunikasi dan padamnya listrik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng