Suara.com - Sosok jasad bayi berkelamin lelaki ditemukan dengan kondisi sangat mengenaskan di sebuah selokan, Jalan Lodan Raya, Pademangan, Jakarta Utara. Kondisi bayi yang hanya dibalut kain selendang itu sudah dikerumuni semut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyampaikan, jasad bayi lelaki itu pertama kali ditemukan anak-anak yang sedang bermain bola pada Jumat (28/9/2018). Bocah berinisial R (10) dan rekannya, FH (7) awalnya melihat benda mencurigakan yang dibungkus kain selendang dan berada di saluran air.
"Benar ditemukan mayat bayi lelaki di TKP. Korban ditemukan meninggal dunia dengan terbungkus selendang," kata Argo di Jakarta, Minggu (30/9/2018).
R dan L mendadak kaget karena tak menyangka benda yang dibungkus kain selendang itu ternyata adalah jasad bayi. Atas adanya temuan jasad bayi, anak-anak lelaki yang sedang bermain sepakbola pun langsung melaporkan kepada warga lain.
"Setelah ditarik selendang tersebut, saksi melihat ada mayat bayi sudah dikerumi semut," katanya.
Setelah menerima laporan, anggota polisi dari Polsek Pademangan pun langsung ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Dugaan sementara, jasad bayi malang itu sengaja dibuang oleh orangtuanya sendiri. Polisi pun langsung mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo untuk dilakukan visum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Geger Temuan PPATK, Rp992 Triliun Perputaran Duit Tambang Emas Ilegal, Siapa 'King Maker'-nya?
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri