Suara.com - Seorang ibu berinisial NR (21) nekat menghabisi nyawa buah hatinya sendiri yang baru saja dilahirkan. Diduga, tersangka melakukan perbuatan keji tersebut lantaran malu menanggung aib hasil hubungan di luar nikah.
NR yang diketahui sebagai warga Desa Tanjung Besar Kecamatan Mekakau Ilir, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan ini kini telah ditangkap jajaran Polres OKU Selatan usai perbuatannya tersebut tercium oleh warga sekitar.
Kapolres OKU Selatan AKBP Feri Harahap mengatakan, penemuan bayi malang berjenis kelamin laki-laki itu bermula, pada Minggu (16/6/2018) kemarin.
Saat itu, salah seorang warga menemukan jasad bayi tersebut dengan kondisi mengenaskan dengan mengalami luka tusuk di bagian perut dan leher tak jauh dari rumah tersangka.
Mirisnya, jenazah bayi mungil itu dibuang NR dari ventilasi WC.
“Warga langsung menghubungi polisi, sehingga langsung dilakukan penyelidikan. Tersangka kita tangkap masih kondisi lemas usai melahirkan, langsung dibawa ke rumah sakit untuk dirawat. Sekarang sudah pulih dan masih diperiksa,” kata Feri, Selasa (19/6/2018).
Feri mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka tega menghilangkan nyawa bayinya itu karena tak tahan malu lantaran melahirkan di luar nikah.
“Faktor ekonomi juga menyebabkannya tega membunuh anaknya sendiri karena takut tak bisa menghidupi bayi itu,” ujarnya.
Barang bukti sebilah pisau pun telah diamankan dari tersangka yang dijadikan alat untuk menghabisi nyawa korban.
Baca Juga: Gerindra : Jangan Politisasi Mudik Demi Elektabilitas Jokowi
“Tersangka bisa dijerat undang-undang perlindungan anak dan pasal 338 tentang pembunuhan berencana,” pungkasnya. [Andhiko Tungga Alam]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Mengenal RDF Plant Rorotan: Mesin Pengolah Sampah Jakarta yang Berusaha Keras Hilangkan Bau Busuk
-
Pigai Minta Isu Reshuffle Kabinet Tak Digoreng, Tegaskan Pernyataan Mensesneg Valid
-
Habiskan Anggaran Rp1,3 Triliun, DPRD DKI Sebut Perencanaan RDF Rorotan Tak Matang
-
Diperiksa Bareskrim, Pandji Pragiwaksono Dicecar Puluhan Pertanyaan Soal Ujaran ke Masyarakat Toraja
-
Diduga Cabuli Gadis yang Sedang Pingsan, Guru Besar UIN Palopo Resmi Dinonaktifkan dan 5 Faktanya
-
Ratusan Ribu Pil 'Setan' Disita di Jakbar, Polisi: Pemicu Tawuran dan Kenakalan Remaja
-
Presiden Prabowo Tegaskan Sekolah Rakyat Program Prioritas di Rakornas Pusat - Daerah 2026
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Sultan Kemnaker Bantu Carikan LC
-
Misteri Partai 'K' di Pusaran Korupsi Kemenaker, Noel Ngaku 'Dibungkam' Sosok Penting
-
Pengacara Ungkap Bukti Aliran Uang terkait Pengurusan Sertifikasi K3 ke Ibu Menteri