Suara.com - Berita terkini gempa Palu. Medical Emergency Rescue Committee atau MER-C turut mengirim tim relawan terdiri dari dua dokter dan 2 perawat untuk membantu para korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. Tim relawan dari lembaga medis dan kemanusiaan itu telah tiba di Palu pada Minggu (30/9/2018) pagi.
"Target tim adalah melakukan penilaian awal bencana (initial assessment of disaster) untuk menilai secara langsung kerusakan infrastruktur pasca bencana, dampak bencana ke makhluk hidup (manusia) dan identifikasi kebutuhan di lapangan," kata Ketua Tim Advance MER-C untuk bencana gempa bumi Palu - Donggala, Andi Fajar Wela melalui keterangan tertulis.
Selain mengirim obat-obatan, kata Andi, tim relawan MER-C juga sempat membelikan air mineral, karena warga di daerah Poso saat ini masih kesulitan mendapatkan air minum.
"Diinformasikan juga bahwa mulai kabupaten Sigi memasuki kota Palu, kondisi listrik masih mati dan di sepanjang jalan terdapat beberapa posko pengungsian," terangnya.
Andi menambahkan, tim relawan MER-C yang telah berada di Lombok juga diterjunkan ke Palu untuk membantu mendistribusikan obat-obatan dan membangun posko kesehata. Tim ini telah bertugas selama 2 bulan untuk membantu korban bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggar Barat.
"Tim membawa bantuan obat-obatan dan perlengkapan untuk pendirian Posko Kesehatan Lapangan MER-C di lokasi bencana Palu – Donggala. Rute yang akan dilalui adalah Mataram – Surabaya – Makassar – Palu," kata dia.
Rencananya, tim MER-C di Jakarta juga akan memberangkatkan tambahan tim bantuan dan medis ke Palu pada Senin (1/10/2018) besok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol