Suara.com - Gerbang besi rumah Ratna Sarumpaet digembok setelah dia dipukuli hingga babak belur di Bandung, Jawa Barat 21 September lalu. Ratna Sarumpaet pun tidak ada di rumah.
Suara.com bertandang ke rumah Ratna Sarumpaet di Jalann Kampung Melayu Kecil V No 24, Jakarta Selatan, Selasa (2/10/2018) siang. Tampak pintu pagar besi merah tertutup dan dikunci dengan 1 gembok silver.
Tidak terlihat ada aktifitas di rumah Ratna Sarumpaet. Hanya ada beberapa penjaga rumah yang terlihat sesekali ada petugas yang terlihat dari luar halaman utama rumah Ratna Sarumpaet.
Anak pertama Ratna Sarumpaet, Mohammad Iqbal sempat menemui media. Dia bilang ibunya tengah berobat, tapi tidak tahu pasti.
"Kemungkinan nanti balik lagi. Saya baru bangun,” kata Iqbal.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ratna Sarumpaet dipukul pada 21 September 2018 lalu. Namun baru tersebar ke media, Selasa (2/10/2018) hari ini.
Foto Ratna Sarumpaet babak belur tersebar dalam jejaring sosial Twitter. Dalam akun @ayuning_2, disebutkan Ratna Sarumpaet saat ini berada di rumah sakit yang dirahasiakan. Bahkan, Ratna mengalami trauma berat akibat insiden ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa
-
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah
-
WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup
-
Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!
-
Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek
-
Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi