Suara.com - Sebanyak 19 pria terduga gay yang ditangkap dalam kasus pesta narkoba di kawasan Sunter, Jakarta Utara akhirnya menjalani rehabilitasi. Mereka direhab lantaran hanya sebagai pengguna narkoba.
"Iya benar (mereka resmi direhab)," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu kepada Suara.com, Senin (8/10/2018).
Roma menyebutkan, proses rehab itu dilakulan setelah 19 orang dinyatakan positif sebagai pengguna melalui pemeriksaan urine.
"Setelah melalui proses pemeriksaan, mereka hanya pengguna," kata Roma.
Setidaknya, ada 23 pria terduga gay yang ditangkap polisi dalam kasus ini. Namun, dari puluhan orang itu, polisi hanya menindaklanjuti proses hukum terhadap empat orang tersangka.
"Kalau untuk 4 pemilik narkoba tetap kita proses," kata dia.
Terpisah, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP France Yohanes menyampaikan, jika 19 terduga gay telah menjalani proses rehab di rumah sakit Bhayangkara, Sekolah Tinggi Pertama (Sempimma) Polri, Jakarta Selatan.
"(Direhab) di Sespimma Jalan Ciputat," kata France.
Sebelumnya, aparat Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat menangkap 23 pria yang tengah menggunakan narkoba sambil berpesta seks sesama jenis. Saat kedapatan sedang mengkonsumsi narkoba jenis ekstasi, puluhan pria itu hanya menggunakan celana dalam.
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita puluhan butir ekstasi, yaitu enam butir ekstasi berlogo cesper milik DS, 19 butir milik EK, delapan butir milik DL dan setengah butir milik TM.
Dari puluhan pelaku yang diringkus, polisi hanya menetapkan empat tersangka berinisial DS, EK, DL dan TM.
Keempatnya kini telah di Mapolres Jakpus. Mereka dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 Undang Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana maksimal 20 tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun