Suara.com - Ketua Dewan Kehormatan PAN Amein Rais telah memenuhi panggilan di Polda Metro Jaya, Rabu (10/10/2018). Amien Rais yang tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.15 WIB.
Namun, saat Amien Rais mulai turun mobil Toyota Camry warna hitam, situasi mendadak ricuh. Amien Rais diperiksa di kasus hoaks Ratna Sarumpaet.
Kericuhan itu terjadi saat perwata dari sejumlah media langsung menyebu eks Ketua MRR itu. Sejumlah pria berbadan tegap langsung membuat pengawalan. Tak pelak, aksi dorong-dorongan pun terjadi.
"Woi jangan dorong-dorong ya," kata salah satu pria yang mengawal kedatangan Amien Rais.
Melihat kejadian itu, aparat kepolisian pun langsung bergerak untuk memperketat pengawalan terkait kedatangan Amien Rais. Untuk menghindari kekacauan, polisi akhirnya membawa Amien Rais ke gedung Utama Polda Metro Jaya.
Kedatangan Amien Rais untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus berita bohong alias hoaks yang menjerat Ratna Sarumpaet sebagai tersangka.
Terkait agenda pemeriksaan ini, ratusan orang dari Persaudaraan Alumni 212 pun turut menggelar aksi unjuk rasa di luar gedung Polda Metro Jaya. Alasan aksi itu dilaksanakan untuk mendampingi Amien Rais selama diperiksa polisi.
Berita Terkait
-
Dukung Amien Rais, Massa 212 Orasi di Depan Polda Metro Jaya
-
Polisi: Hanya Orang Tertentu yang Boleh Dampingi Amien Rais
-
Ratusan Tentara Ikut Amankan Kedatangan Amien Rais di Polda Metro
-
Polisi Minta Pendukung Amien Rais Tak Bawa Senjata Tajam
-
Jelang Amien Rais Diperiksa, Muazin Aksi 212 Pimpin Apel Pasukan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya