News / Nasional
Rabu, 10 Oktober 2018 | 10:06 WIB
Massa 212 pendukung Amien Rais mulai bergerak ke arah Polda Metro Jaya, Rabu (10/10/2018) siang. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Sebanyak 300 personel TNI ikut membantu polisi untuk mengamankan aksi massa dari Persaudaraan Alumni atau PA 212 yang hendak mengawal pemeriksaan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais di Polda Metro Jaya, Rabu (10/10/2018) hari ini.

"Kita juga dibantu unsur TNI, kurang lebih 300 orang," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar usai memimpin apel gelar pasukan pengamanan di Polda Metro Jaya.

Indra berharap massa PA 212 yang hendak mengantar Amien Rais bisa bersikap tertib. Dia pun mengaku akan menyiapkan pengalihan arus apabila terjadi kemacetan saat massa simpatisan Amien Rais tiba.

"Sementara kita harapkan tidak mengganggu lalin, kalau misalnya massa banyak ya nantinya kita akan melakukan pengalihan," katanya.

Menurutnya, polisi akan menutup akses di lajur kiri Jalan Jenderal Sudirman untuk ruang massa PA 212 saat menggelar aksi pengawalan terhadap Amien Rais.

"Harapan kita sisi pintu sebelah kiri (untuk menampung massa). Sekarang jalur dari dari arah Gatot Subroto menuju ke Sudirman itu cuma jalan paling pinggir tidak ada lagi akses lain," Indra menjelaskan.

Rencananya polisi akan memeriksa Amien Rais sebagai saksi terkait kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet.

Sebelumnya, polisi resmi menahan Ratna Sarumpaet setelah menyandang status tersangka dalam kasus pernyebaran berita hoaks. Ratna telah meringkuk di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya sejak Jumat (5/10/2018) malam.

Dalam kasus ini, Ratna dijerat Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 46 tentang peraturan hukum pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dari penerapan pasal berlapis itu, Ratna Sarumpaet terancam hukuman pidana 10 tahun penjara.

Baca Juga: Foto Penampakan Pasar Tradisional Rasa Kantin, ke Sini Yuk

Load More