Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta kepada warga miskin berpenghasilan di bawah upah minimum provinsi (UMP) bisa mulai berwirausaha.
Hal itu dilakukan agar warga miskin bisa meningkatkan penghasilan dan membeli rumah dengan DP 0 rupiah.
Anies mengatakan, rumah DP 0 rupiah hanya bisa dibeli oleh warga dengan penghasilan di atas UMP. Sementara, bagi warga yang berpenghasilan di bawahnya, diminta untuk mencoba berwirausaha agar bisa meningkatkan penghasilan dan membeli rumah DP 0 rupiah.
"Mereka yang statusnya di bawah UMP maka kewirausahaan ditumbuhkan, sehingga mereka bisa memiliki penghasilan yang lebih tinggi. Jadi, mereka bisa masuk program DP 0 rupiah," kata Anies saat ditemui di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (18/10/2018).
Anies menjelaskan, ia menginginkan agar warga yang berpenghasilan di bawah UMP bisa naik kelas dan mendapatkan penghasilan lebih. Meski demikian, mereka yang berpenghasilan rendah tetap bisa memiliki rumah.
Ia menjanjikan, mereka bisa membayar cicilan rumah susun sewa (rusunawa) selama 20 tahun, kemudian rusunawa itu bisa menjadi hak milik warga. Untuk itu, Anies meminta warga agar bisa beralih berwirausaha agar bisa naik kelas memiliki penghasilan besar.
"Harapannya bisa meningkat. Kalau meningkat maka mereka bisa mengikuti program yang di atasnya, yakni DP 0 rupiah," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan