Suara.com - Calon wakil presiden nomor urut satu Ma'ruf Amin menggelar pengajian di kediamannya di Jalan Lorong 27, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (20/10/2018) malam.
Ma'ruf menuturkan acara tersebut merupakan acara silaturahmi dengan tetangga sekitar. Sebab kata Ma'ruf, pasca dirinya ditetapkan sebagai calon wakil presiden dari calon presiden Joko Widodo, dirinya belum memiliki waktu untuk melakukan silaturahim dengan tetangga sekitar lantaran padatnya kegiatan ke berbagai daerah.
"Karena sejak saya ditetapkan sebagai cawapres, kemudian saya menempati pos di Jakarta Pusat, saya belum pernah bersilaturahim dengan mereka. Kemudian mereka kehilangan, saya juga kehilangan dan saya terus berkeliling silaturahim ke daerah daerah, belum sempat saya bertemu dengan mereka," ujar Ma'ruf Amin di kediamannya, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (20/10/2018) malam.
Ketua MUI itu itu pun baru memiliki waktu melakukan silaturahim menemui para tetangga pada malam ini. Dalam acara pengajian tersebut, Ma'ruf Amin juga meminta doa karena dirinya maju di Pilpres 2019.
"Malam ini saya sempatkan untuk bersilaturahim sekaligus pamit, sekaligus mohon doanya untuk sementara ini saya tidak menetap disini, paling sewaktu waktu (saya ke sini) tapi saya lebih banyak ngepos di Jakarta Pusat. Itu saja," ucap Ma'ruf Amin.
Tak hanya itu, para tetangga, kata Ma'ruf Amin, juga mendoakan agar lelaki 75 tahun itu sehat dan berhasil memenangkan Pilpres 2019.
Ma'ruf Amin pun menambahkan para tetangganya merasa kehilangan karena Ma'ruf jarang berada di kediamannya di Koja.
"Ya semua mendoakan, mengharapkan saya supaya sehat, supaya berhasil. Mereka merasa kehilangan lah gitu loh. Tapi kan kepentingan di sana lebih mudah, di sini kan agak susah gitu. Banyak liku-likunya masuk sini. Mereka masih (ingin) tetap saya istiqomah di sini, sepi katanya nggak ada saya disini," tandasnya.
Baca Juga: Ma'ruf Amin: Jokowi Sudah Bikin Milestone Ekonomi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M