Suara.com - RAP, bocah perempuan berusia 10 tahun, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, terluka bakar seusai disiram bensin serta disulut api oleh tiga bocah laki-laki, Jumat (26/10/2018) sore.
Pembakaran terhadap RAP itu dilakukan ketiga bocah lelaki saat kkorban mencari adiknya yang bermain di bekas bengkel mobil.
Pelaku pembakaran masing-masing berinisial S (12), A (12), dan D (11), yang tak lain tak bukan adalah tetangga RAP.
Kejadian itu bermula saat RAP mengejar adiknya, Rk (3) yang berlari ke dalam bekas bengkel mobil, untuk bermain.
Saat masuk ke dalam, tiga pelaku yang diketahui teman bermain kakak korban, Rb (12), sudah lebih dulu berada di sana.
Ketika RAP meraih adiknya, ketiga pelalu mendadak menyiramkan bensin yang mengenai baju serta celana bagian belakang. Mereka lantas menyulut tubuh RAP memakai korek api.
Korban berteriak hingga warga sekitar melihat kejadian itu. Salah satunya Agus (35), yang langsung berlari menghampiri korban lalu menyiramnya memakai pasir.
"Untung disiram pakai pasir, seadainya air pasti melengket itu pakaiannya di kulit," kata Jumahari (43), ketua RT setempat ditemui di RS Bhayangkara, Jumat malam.
RAP mengalami luka bakar di bagian panggul dan paha kiri bagian belakang. Ia lalu dilarikan ke puskesmas.
Baca Juga: Polisi Belum Mau Tutup Kasus Tewasnya FX Ong dan Keluarganya
"Karena di puskesmas tidak bisa merawat, langsung dirujuk ke sini (Bhayangkara)," kata Jumahari.
Kontributor : Lirzam Wahid
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan