Suara.com - Empat jenazah satu keluarga yang ditemukan tewas di rumah, kompleks Kebon Sirih, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (24/10) pekan ini, akan dilarung di Sungai Musi, setelah dikremasikan.
Menurut kerabat keluarga, prosesi pelarungan abu tersebut dijadwalkan Sabtu (27/10/2018) besok, pukul 08.00 WIB di sekitaran Pulo Kemaro, perairan Sungai Musi.
Keempat jenazah itu ialah Fransiskus Xaverius Ong (45), istrinya Margaret Yentin Liana (43), dan kedua anak mereka yakni Rafael Fransiskus (18) serta Kathlyn Fransiskus (11).
Mereka tewas dengan luka tembakan di kepala. Polisi menyebut Ong membunuh istri dan kedua anaknya, lalu bunuh diri. Motifnya adalah Ong tak rela digugat cerai sang istri.
“Keempat jenazah sudah dikremasikan. Dua di antaranya, Margareth dan Kathlyn baru besok bisa diambil abunya. Besok juga akan langsung dilarung,” kata pengurus Krematorium Sampurna Talang Kerikil Palembang, Darwis, Jumat (26/10/2018) malam.
Sebelum dilarung, keluarga dan kerabat korban menjadwalkan pembacaan doa dan penyucian rumah, tempat di mana keempatnya ditemukan tewas.
Untuk diketahui, Pulo Kemaro merupakan salah satu destinasi wisata rohani yang kerap kali digunakan oleh penganut etnis Tionghoa melaksanakan ibadah.
Oleh masyarakat Palembang, Pulo Kemaro sering didatangi puluhan ribu warga untuk melakukan sembahyang bersama di depan altar dewa, kemudian dilanjutkan dengan ritual persembahan.
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Baca Juga: Gantikan Erick Thohir, Pria 27 Tahun Kini Jadi Presiden Inter
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!