Suara.com - Jokowi meminta tim suksesnya tidak terlena dengan sejumlah hasil survei yang menunjukkan elektabilitas Jokowi - Maruf Amin mengungguli pasangan Prabowo - Sandiaga Uno. Calon Presiden petahana itu meminta timsesnya terus kerja keras.
Menurut Jokowi, hasil survei justru harus menjadi alat untuk mengoreksi mana saja hal yang masih kurang dikerjakan. Selain itu, tambah Jokowi, juga menjadi alat evaluasi untuk mengetahui apa saja yang mesti diperbaiki oleh tim kampanye.
"Semuanya harus kerja keras, jangan terlena dengan yang namanya survei. Semua harus tetap kerja," kata Jokowi saat ditanya wartawan usai menghadiri rakernas tim kampanye di Hotel Empire, Surabaya, Minggu (28/10/2018).
Ditanya apakah ada perlakuan khusus untuk daerah yang dianggap belum aman bagi perolehan suaranya, Jokowi menegaskan tidak ada perlakuan khusus.
"Semuanya sama. Seluruh daerah, provinsi, kabupaten, kota, sama. Di-treatment dengan hal yang sama," kata Jokowi.
Ketiadaan perlakuan khusus bagi daerah tertentu sebelumnya juga diungkapkan oleh Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir. (Antara)
Berita Terkait
-
Jawaban Jokowi saat La Nyalla Minta Maaf Sebar Isu Keturunan PKI
-
La Nyalla Minta Maaf ke Jokowi Pernah Sebar Isu Keturunan PKI
-
Alasan Ekonomi, Pengikut Rhoma Irama Dukung Prabowo - Sandiaga
-
Hari Sumpah Pemuda, Jokowi Ingatkan Hal Penting Ini
-
Jokowi Didamping Istri Hadiri Jalan Sehat Santri di Sidoarjo
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
Noel Ngaku Dilarang Ungkap Partai K: Benernya Lidah Gue Mau Ngomongin Hari Ini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call
-
Saksi Sidang Noel Akui Pernah Ditawari LC Oleh 'Sultan Kemnaker': Saya Tidak Tahu Sumber Duitnya
-
Singgung Kasus Pertamina, Eks Ketua MK Beberkan Persoalan Besar Penegakan Hukum
-
Desak Dokumen AMDAL RDF Rorotan Dibuka, DPRD DKI: Jangan Ada yang Ditutupi!
-
Diterjang Banjir, Begini Upaya Pulihkan Trauma UMKM Perempuan di Aceh dan Sumatra