Suara.com - Suasana duka menyelimuti kedatangan jenazah salah satu korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP, Harwinoko (54) di Jalan Palayu Raya, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat.
Pantauan Suara.com, jenazah Harwinoko tiba di rumah duka sekitar pukul 19.30 WIB. Peti jenazah korban pun perlahan dikeluarkan oleh keluarga dan kerabat dari mobil ambulan ke dalam rumah.
Setelah melakukan serahterima, jenazah Plt Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Bangka Belitung itu kemudian disolatkan di masjid setempat untuk selanjutnya langsung dimakamkan.
Kakak Harwinoko, Harry mengatakan jasad adiknya tersebut baru berhasil teridentifikasi oleh tim DVI Mabes Polri dari hasil tes DNA dengan anak sulungnya Erizco Satya Wicaksono (23) sore tadi.
"Tadi sore baru teridentifikasi dari hasil tes DNA dengan anaknya. Kebetulan saya sendiri yang standby di sana," kata Harry, kepada Suara.com, di lokasi pemakaman Harwinoko, Minggu (4/11/2018).
Pihak keluarga pun telah ikhlas dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Harry juga berterima kasih kepada seluruh tim yang terlibat melakukan pencarian korban Lion Air hingga ditemukan.
"Kami (keluarga) telah ikhlas. Kami juga juga sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat termasuk Lion Air dan BPK RI yang telah mengurus semuanya dengan baik," pungkas Harry.
Duka tampak menyelimuti keluarga saat kedatangan jenazah salah satu korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP, Harwinoko (54).
Kontributor : Rambiga
Baca Juga: Mourinho: Ander Herrera Kunci Kemenangan Lawan Bournemouth
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?