Suara.com - Basarnas berhasil mengumpulkan potongan tubuh penumpang pesawat Lion Air JT 610 sebanyak 8 kantong jenazah, pada hari ke-11 evakuasi di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Kamis (8/11/2018).
Hingga Kamis hari ini, total 195 kantong jenazah berisi potongan tubuh penumpang pesawat nahas tersebut berhasil dievakuasi.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Basarnas Suhri Sinaga menuturkan, delapan kantong jenazah baru tersebut langsung diserahkan ke tim DVI Rumah Sakit Bhayangkara Polri.
"Kami menyerahkan 8 kantong jenazah ke pihak DVI untuk di bawa ke RS Polri di Kramat Jati. Totalnya berjumlah 195 kantong. Itu yang kami dapat dari proses evakuasi pada hari ini," kata Suhri saat konferensi pers di JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis, (8/11/2018).
Suhri mengungkapkan, hasil penemuan bagian tubuh penumpang seluruhnya ditemukan oleh tim penyelam dari dasar laut.
"Untuk temuan hari ini adalah di dasar laut. Jadi tim selam yang mendapatkan di kedalaman," paparnya.
Berkenaan dengan itu, Suhri juga mengungkapkan proses evakuasi akan tetap dilanjutkan keesokan hari, Jumat (9/11).
Adapun jumlah personel yang dikerahkan yakni sebanyak 220 personel Basarnas,termasuk 60 di antaranya merupakan tim penyelam dari Basarnas Spesial Grup (BSG).
"Personel Basarnas yang ada di lapangan ada 220 orang dan penyelamnya ada 60 orang. Itu besok yang akan kami kerahkan," pungkasnya.
Baca Juga: Jawab Keluhan Yusril, Sandiaga: Saya Bantu Biar Bertemu Prabowo
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB