Suara.com - Seorang perempuan bernama Dewi Manik masih penasaran karena keberadaan suaminya bernama Rudi Roni Lumbantoruan masih belum ditemukan pasca insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Berangkat dari rasa penasaran itu, Dewi pun mendatangi posko evakuasi Basaranas di dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, siang tadi.
Tanpa basa-basi, Dewi pun langsung bertanya apakah petugas menemukan barang milik suaminya yang keberadaannya kini masih hilang.
"Saya mau nanya, apakah ada barang-barang milik suami saya yang ditemukan karena sampai saat ini dia belum teridentifikasi. Lalu Basarnas mengkonfirmasi telah menemukan buku tabungan atas nama dia," tutur Dewi di JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8/11/2018).
Dewi mengaku masih bersabar untuk menunggu proses evakuasi korban pesawat Lion Air yang kini sudah memasuki hari kesebelas. Selama penantian itu, Dewi kini menginap di hotel Ibis, Jakarta Timur bersama para keluarga korban pesawat nahas itu.
"Selama masih proses identifikasi saya stay di Hotel Ibis sejak kejadian kemarin tanggal 29 Oktober," imbuhnya.
Terkait kedatangan Dewi, Kepala Kantor SAR Jakarta Hendra Sudirman mengaku terenyuh dengan kesabaran para keluarga. Terlebih, Hendra mengaku tak bisa menahan haru karena Dewi meyakini tubuh suaminya masih utuh bila ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa
"Saya enggak tega, saya mau jawab apa, karena tadi dia sempat bertanya pak ada enggk kemungkinan badannya utuh? Saya diam aja, saya enggak bisa ngomong, saya cuman bilang ibu yang sabar kuatin anak-anak ibu," kata Hendra.
Berita Terkait
-
Tewas Bakar Diri Ngaku Penyebab Lion Air Jatuh, Tetangga Sri Syok
-
Hari Ke-11 Evakuasi Korban Lion Air Belum Membuahkan Hasil
-
Penyebab Pesawat Lion Air Tabrak Tiang Menurut Pengamat
-
Rincian Kekuatan Basarnas di Hari Ke-11 Evakuasi Lion Air
-
Polisi Bentuk Satgas Selidiki Riwayat Kesehatan Pilot Lion Air
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!