Suara.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menganggap peringatan Hari Pahlawan Nasional tidak hanya ditujukan untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa yang telah gugur dalam melawan bangsa penjajah. Sebab, baginya, peringatan hari Pahlawan menjadi puncak militansi pejuang bangsa untuk bisa mengibarkan bendera pusaka Merah-Putih.
Dia pun menganggap bendera merah putih sebagai lambang supremasi kedaulatan negeri.
“Kibaran bendera merah putih adalah lambang perjuangan anak negeri. Perjuangan yang disertai niatan tulus, suatu dedication of life bagi bangsanya,” kata Hasto dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/11/2018).
Dalam momentum hari pahlawan, Hasto juga sempat menyinggung pelaksanaan Asian Games dan Asian Para Games yang digelar di Indonesia beberapa waktu lalu. Menurutnya, perjuangan para atlet yang berhasil mendapatkan medali itu bisa dikategorikan sebagai pahlawan karena telah mengharumkan nama Indonesia di mata dunia.
“Semangat inilah yang bangkit kembali pada momentum Asian Games dan Asian Para Games. Para atlet Indonesia dengan tetesan keringatnya, mengibarkan Bendera Merah Putih, bangkitkan kebangaan, rasa percaya diri dan keharuman negeri,” ujarnya.
Oleh karena itu, Hasto menilai bahwa bangsa Indonesia telah melahirkan banyak pahlawan-pahlawan kekinian yang turut berjuang untuk mengharumkan nama bangsa.
“Kita hadirkan Pahlawan-pahlawan masa kini yang dengan caranya telah berjuang bagi nama harum bangsanya. #hormatiSatuBenderaMerahPutih,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas