Suara.com - Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie meminta generasi milenial untuk terus mengenang jasa para founding father yang telah berjuang membela tanah air dari bangsa penjajah. Permintaan itu disampaikan Jimly karena kekhawatir para anak muda lebih mengenal artis-artis kekinian ketimbang para pendahulu bangsa.
"Kita idolanya macam-macam, jangan terpaku kepada satu idola, misalnya idola bintang film, idola penyanyi, jangan seolah-olah itu saja, karena hidup kita kompleks," kata Jimly di Jakarta, Sabtu (10/11/2018).
Dia mengatakan bahwa poin penting dalam peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada hari ini adalah memetik pelajaran dari nilai-nilai pengabdian para pahlawan. Menurutnya, sudah sepatutnya generasi milenial mengikut jejak-jejak para pahlawan sebagai pijakan untuk menata masa depan.
”Serta jejak kakinya untuk kita belajar dan menjadikan bahan, supaya kita semua menyiapkan tapak-tapak kaki untuk arah kita masing-masing ke depan," kata dia.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu menilai, sejarah para pahlawan wajib terus diwariskan karena merupakan sebuah peninggalan yang berguna bagi generasi berikutnya.
"Telapak kaki itu gambaran dari legacy, setiap orang harus berbuat amal jariyah yang dicatat dalam sejarah dikemudian hari, baik itu berguna buat keluarganya, buat tetangga dan buat masyarakat luas," ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.
Dalam peringatan Hari Pahlawan ini, Jimly juga mengajak agar para politikus dan tokoh masyarakat untuk membangun sifat saling menghargai, jangan membangun kebencian satu dengan yang lain, tapi mari bangun sikap saling menghargai.
"Saling memberi apresiasi kepada siapa-siapa saja yang pernah berjasa bagi bangsa dan negara," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto