Suara.com - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Ali Taher mengatakan, PAN masih mempertimbangkan sosok pengganti Taufik Kurniawan sebagai Wakil Ketua DPR. Menurut dia, salah satu yang menjadi pertimbangan partainya yakni mencari sosok yang berpengalaman untuk mengisi kekosongan kursi tersebut.
"Pasti anggota DPR itu satu, yang kedua mungkin pertimbangan senioritas dan pengalaman," ujar Ali saat ditemui di UIN Syarif Hidayatullah, Tangerang Selatan, Senin (12/11/2018).
Ketua Komisi VIII DPR RI itu mengungkapkan, saat ini PAN masih menghormati proses hukum yang sedang berjalan terkait kasus yang menjeratTaufik Kurniawan. Adapun, terkait keputusan pengganti Taufik, menurut Ali hal tersebut sepenuhnya ada di tangan partai.
"Itu kewenangan partai untuk pengganti ya, kita berdoa saja supaya wakil ketua cepat terisi supaya tugas-tugas DPR bisa berjalan lebih baik," ujar dia.
Untuk diketahui, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap terkait pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kebumen yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2016, senilai Rp 100 miliar oleh KPK.
Taufik diduga membantu bupati nonaktif Kebumen Yahya Fuad dalam pengurusan DAK Kabupaten Kebumen.
Sementara itu, Sekjen PAN, Eddy Soeparno mengatakan, DPP PAN telah sepakat untuk segera mengajukan nama pengganti Taufik Kurniawan sebagai Wakil Ketua DPR.
Ali Taher sendiri merupakan satu dari beberapa kandidat yang diajukan sebagai pengganti Taufik berdasarkan keputusan yang telah disepakati dalam rapat DPP PAN pada Rabu (7/11) lalu.
Baca Juga: HNW: Genderuwo yang Lebih Menakutkan adalah Media
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan
-
Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi
-
Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil
-
Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR
-
Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui
-
Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump
-
Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas